-

Berbagi Itu Indah... Semoga Bermanfaat...........

Selamat Datang dan Bergabung di Blog Kreasi Sederhana Seputar Lebong dan Seputar Trik Sederhana Semoga Bermanfaat, My Contact : 085279222002
Tampilkan postingan dengan label Parabola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parabola. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Januari 2014

CARA MENCARI,MELACAK DAN MENGUNCI POSISI SATELIT

Untuk menangkap siaran suatu stasiun tv yang dipancarkan melalui satelit, kita mengarahkan parabola ke arah posisi satelit berada. Ada dua posisi yang harus kita ketahui yaitu posisi kita dan posisi satelit. Posisi kita adalah posisi letak astronomi kota kita, informasi letak astronomi dapat di tanyakan ke kantor pengadilan agama setempat. Suatu contoh letak kota saya adalah 1o 46’’ LS dan 115o08’’BT
Pada umumnya posisi satelit hanya ditunjukkan garis bujurnya, karena semua satelit berada pada garis nol katulistiwa. Sebagai contoh satelit Palapa c2 berada di 113oBT, Telkom 1 berada di 108o. informasi lengkap mengenai posisi satelit dan siaran TV-nya dapat diperoleh di http://www.lyngsat.com atau di http://www.satcodx.com
Peralatan yang diperlukan :
  1. kompas : untuk mencari arah Utara-Selatan
  2. busur : untuk mencari sudut elevasi
  3. kunci, 19, 14, 10, obeng dll : untuk menyetel baut-baut.
  4. tali sling, roda kerekan burung : jika hendak dipasang tali agar bisa naik turun dengan tali (seperti rotator)
1. Mengatur AS/poros pada posisi Utara-Selatan
Pada bagian bawah parabola terdapat bagian (1)AS yang harus mengarah ke Utara-Selatan, (2) baut pengatur kemiringan ke arah katulistiwa dan (3) baut panjang pengatur kemiringan ke arah satelit.
Untuk menentukan arah Utara Selatan harus menggunakan kompas, karena sedikit saja meleset tidak akan dihasilkan posisi satelit dengan pas. Kalau sudah pas dikencangin(gak diubah-ubah)
2. Mengatur sudut elevasi ke katulistiwa.
Alat yang digunakan untuk mengukur sudut elevasi dapat dibuat sendiri menggunakan busur derajat yang sering dipakai anak-anak sekolah. Pada busur tersebut diberi tali dan bandul pemberat untuk mengetahui sudut kemiringannya. Setelah poros Utara-Selatan tepat dan dikunci kuat,langkah berikutnya mengatur sudut elevasi letak kota kita terhadap katulistiwa :
busur yang telah diberi bandul, pada bagian rata busur ditempelkan pada besi datar bagian bawah parabola, untuk mengetahui berapa sudut kemiringannya cukup melihat posisi lintang letak kota kita (umumnya LS karena sebagian besar kita berada di selatan katulistiwa). Jadi kalau letak kita 1o30”LS maka samadengan 1,5 derajat kita miringkan parabola ke UTARA. Jika sudah pas ini juga dikencangin, karena nanti yg bebas gerak adalah Barat-Timur, setelah arah utara pas dan kemiringan ke katulistiwa pas.
Baut yang kita setel adalah baut (2) pada gambar 1. pada kedaan ini baut (3) kita pasang kira-kira saja yang penting parabola tidak goyang.

3. Mengatur LNB
Sebelum mencari posisi satelit, sudut LNB harus diatur untuk mementukan polaritas LNB. Agar mudah tempatkan tanda NOL pada bagian atas LNB pada posisi ke arah Barat (TEPAT). Pada pengaturan LNB, baut(3) penyangga Barat-Timur dilepas terlebih dahulu. Jangan lupa memasang tutup LNB setelah selesai mengatur sudut LNB.
4. Jika langkah 1,2, dan 3 sudah berjalan dengan benar, pada langkah 4 adalah langkah mencari posisi satelit (disini diasumsikan memasukkan parameter TV atau mengisi nomor transponder pada receiver digital sudah bisa). Baut (3) sebenarnya tempat untuk memasang rotator (jika menggunakan rotator). Pada pencarian satelit baut(3) masih dilepas. Sebagai contoh TVTL berada di satelit telkom 1 (108o) parameternya adalah Frekuansi 03776; symbolrate 08245 ;polarity Horizontal. Setelah parameter diinputkan pada receiver, sebelum menekan OK/SEARCH/CARI , kita perhatikan kekuatan signal. Kalau letak kota saya 115 dan satelit Telkom 108 ,berarti parabola saya miringkan ke barat (115-108) = 7 derajat. Pada posisi sekitar 7 derajat parabola digerakkan pelan-pelan sambil melihat kekuatan sinyal terbesar. YAK… sinyal terbesar dapat ditandai posisinya baru OK. Dapat deh lihat deh Euro.
Kalu sampai lebih 7 derajat gak dapat sinyal ada 3 kemungkinan, seperti pada langkah 1 – 3 .
Dengan memasang tali slink, saya dapat menangkap mulai dari satelit THICOM 2/3 (78,5o) sampai satelit APSAR 1 A (134 o) kalau dihitung Tvnya bisa 200 TV lebih satelit AGILA (146o) gak dapat karena terhalang rumah.. OH ya kalau posisi satelit derajatnya lebih kecil berarti miringnya parabola ke arah Timur. Mudahan berguna. Mudahan ada yang nambahin
RALAT : 14 Juni 2010: yang benar semakin kecil, makin miring ke arah Barat
Tambahan tentang BUSUR
(gbr. 1) gbr.2
gbr.1 busur dilobangi di titik pusat sudutnya trus diberi benang dan pemberat,pada gambar pemberat yang saya gunakan kunci no.9. kemudian 4 buah segitiga kecil disekitar busur tersebut adalah magnet gunanya untuk menempelkan busur pada bagian bawah disk yang rata. Busur itu saya potong karena yang dipakai hanya 1s/d 8 derajat saja
gbr.2 busur yang dijepit oleh magnet, agar dapat menempel pada disk dan kita gak usah megangi. Namun kalau tidak ada magnet tidak apa, asal mau memegang. dulu saya pernah ambil magnet dari speaker lalu saya lem pada busur tapi sudah hilang karena dipinjam kesana kemari.

satelit chinastar 6B untuk channel CCTV1

 








 



 Sumber : http://budies.wordpress.com/2008/06/12/mencarimelacak-posisi-satelit/









Daftar Siaran dan Satelit yang terjangkau di indonesia

Halo sob, kali ini saya share daftar satelit yang bisa di lock di indonesia, klik aja nama satelit nya nanti sobat bisa lihat daftar siaran yang ada dalam satelit tersebut, silakan............
Keterangan :
Colour codes on this regional index: no data/L/S/Ka band C band C & Ku band Ku band moving
176.8°W Astra 3A (incl. 0.8°)
177.0°W NSS 9 131118
180.0°E Intelsat 18 131216
172.0°E Eutelsat 172A 121015
169.0°E Intelsat 8 130919
166.0°E Intelsat 19 140121
164.0°E Optus B3 (incl. 4.7°) 110327
162.0°E Superbird B2 131020
160.0°E Optus D1 140110
157.0°E Intelsat 706 (incl. 1.5°) 121003
156.0°E Optus C1 140113
Optus D3 140113
154.0°E JCSAT 2A 131021
152.0°E Optus D2 140113
150.0°E JCSAT 1B (incl. 2.7°) 070212
144.0°E Superbird C2 131112
142.0°E ChinaSat 5A
140.0°E Express AM3 140125
138.0°E Telstar 18 140111
134.0°E Apstar 6 140113
132.0°E JCSAT 5A 130528
Vinasat 1 131114
Vinasat 2 131228
128.0°E JCSAT 3A 140108
125.0°E ChinaSat 6A 140125
124.0°E JCSAT 4B 140120
122.2°E AsiaSat 4 140121
119.5°E Thaicom 4 140125
118.0°E Telkom 2 090202
116.0°E ABS 7 120507
Koreasat 6 140116
115.5°E ChinaSat 11
115.5°E ChinaSat 6B 140120
113.0°E Koreasat 5 140125
Palapa D 140126
110.5°E ChinaSat 10 140113
110.0°E N-Sat 110 131011
BSAT 3A 130414
BSAT 3C/JCSAT 110R 131011
108.2°E NSS 11 140123
SES 7 140117
Telkom 1 140120
105.5°E AsiaSat 3S 140126
103.3°E ChinaSat 20
103.0°E Express A2 (incl. 6.4°) 140117
100.5°E AsiaSat 5 140125
96.5°E Express AM33 140117
95.0°E NSS 6 140126
95.0°E SES 8
93.5°E Insat 3A 131020
Insat 4B 131222
92.2°E ChinaSat 9 131215
91.5°E Measat 3 140123
Measat 3a 140126
90.0°E Yamal 201 140122
Yamal 300K 140122
88.0°E ST 2 140116
87.5°E ChinaSat 12 131220
86.5°E KazSat 2 130526
85.1°E Intelsat 15 140118
Horizons 2 131204

Express AM5 (moving east)
83.0°E Insat 4A 131228
78.5°E Thaicom 5 140124
Thaicom 6A 140126
78.5°E Thaicom 6
76.5°E Apstar 7 140114
75.0°E ABS 1 140124
74.0°E Insat 3C 121012
Insat 4CR 121229
74.0°E G-Sat 7
74.0°E G-Sat 14

daftar satelit parabola yang bisa di lock di indonesia

180.0°E Intelsat 701 C-Band Global Seluruh wilayah Indonesia
172.0°E GE 23 C-Band Global Seluruh wilayah Indonesia
169.0°E Intelsat 5 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
166.0°E Intelsat 8 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
164.0°E Optus B3 KU-Band Sebagian wilayah selatan Indonesia
160.0°E Optus D1 KU-Band Sebagian wilayah selatan Indonesia
156.0°E Optus C1 KU-Band Sebagian wilayah selatan Indonesia
156.0°E Optus D3 KU-Band Sebagian wilayah selatan Indonesia
154.0°E JCSAT 2A C-Band Seluruh wilayah Indonesia
152.0°E Optus D2 KU-Band Sebagian wilayah selatan Indonesia
150.5°E Palapa C2 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
146.0°E ABS 5 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
140.0°E Express AM3
138.0°E Telstar 18 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
134.0°E Apstar 6 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
128.0°E JCSAT 3A C-Band Seluruh wilayah Indonesia
125.0°E ChinaSat 6A
122.2°E AsiaSat 4 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
118.0°E Telkom 2 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
115.5°E ChinaSat 6B C-Band Seluruh wilayah Indonesia
113.0°E Koreasat 5 KU-Band Sebagian wilayah Indonesia
113.0°E Palapa D C-Band Seluruh wilayah Indonesia
110.5°E ChinaSat 5B C-Band Seluruh wilayah Indonesia
108.2°E NSS 11 KU-Band Sebagian wilayah Utara Indonesia
108.2°E SES 7 S-Band Seluruh wilayah Indonesia
108.0°E Telkom 1 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
107.7°E Cakrawarta 1 S-Band Seluruh wilayah Indonesia
105.5°E AsiaSat 3S C-Band Seluruh wilayah Indonesia
100.5°E AsiaSat 5 C-Band Seluruh wilayah Indonesia KU-Band sebagian wil Indonesia bagian utara
96.5°E Express AM33 C-Band global seluruh Indonesia
95.0°E NSS 6 KU-Band Seluruh wilayah Indonesia
93.5°E Insat 3A C-Band Seluruh wilayah Indonesia
93.5°E Insat 4B C-Band Sebagian wilayah Indonesia
91.5°E Measat 3 C-Band Seluruh wilayah Indonesia KU-Band sebagian wilayah indonesia
91.4°E Measat 3a C-Band Seluruh wilayah Indonesia KU-Band Indonesia Beam
88.0°E ST 1 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
87.5°E ChinaSat 5A C-Band Seluruh wilayah Indonesia
83.0°E Insat 2E C-Band Seluruh wilayah Indonesia
78.5°E Thaicom 5 C-Band Global Seluruh wilayah Indonesia
76.5°E Apstar 2R C-Band Seluruh wilayah Indonesia
75.0°E ABS 1 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
68.5°E Intelsat 10 C-Band Seluruh wilayah Indonesia
49.0°E Yamal 202 C-Band sebagian wilayah Indonesia (bagian barat dan tengah)